Askep bronkitis kronis

askep bronkitis kronisIstilah bronkitis kronis menunjukkan kelainan pada bronkhus yang sifatnya menahun (berlangsung lama) dan disebabkan oleh berbagai faktor, meliputi faktor yang berasal dari luar bronkhus maupun dari bronkhus itu sendiri. Bronkitis kronis merupakan keadaan yang berkaitan dengan produksi mukus trakheobronkhial yang berlebihan, sehingga menimbulkan batuk yang terjadi paling sedikit selama tiga bulan dalam waktu satu tahun untuk lebih dari dua tahun secara berturut-turut. Berikut contoh askep  bronchitis kronis.

ASKEP BRONKITIS KRONIS

PENGKAJIAN

  1. Data / Identitas pasien : (nama Tn W, umur 40th)
  2. Keluhan utama : Sesak napas, batuk disertai pengeluaran secret
  3. Riwayat penyakit pasien : 2 minggu sebelum masuk RS pasien mengeluh batuk disertai pengeluaran secret. Sebelumnya pasien sudah berobat ke puskesmas dan rutin minum obat. Namun pasien masih mengeluh batuk berdahak.
  4. Riwayat kesehatan masa lalu : Sejak kecil pasien sering sakit flu dan batuk. Pasien merupakan perokok yang bisa menghabiskan rokok 1bungkus  dalam sehari.
  5. Pemeriksaan fisik : Meliputi keadaan umum, tingkat kesadaran, tanda-tanda vital (suhu, tekenan darah, respirasi rate, denyut nadi. Temuan pemeriksaan fisik pada bronkitis akut dapat bervariasi dari yang normal cenderung faring eritema, limfadenopati lokal, dan Rhinorrhea untuk ronki kasar dan mengi bahwa perubahan lokasi dan intensitas setelah batuk dalam dan produktif. Mengi menyebar, bernada tinggi suara terus menerus, dan penggunaan otot aksesori dapat diamati pada kasus berat. Kadang-kadang, penurunan menyebar asupan udara atau stridor inspirasi terjadi; temuan ini menunjukkan obstruksi dari saluran pernapasan besar atau trakea, yang membutuhkan batuk berurutan kuat, penyedotan, dan, mungkin, intubasi atau bahkan trakeostomi. Suara mengalun berkepanjangan sepanjang perbatasan sternum kiri menunjukkan hipertrofi ventrikel kanan sekunder terhadap bronkitis kronis. Clubbing sianosis pada digit dan perifer menunjukkan cystic fibrosis. Myringitis bulosa mungkin menyarankan pneumonia mikoplasma. Konjungtivitis, adenopati, dan Rhinorrhea menunjukkan infeksi adenovirus.
  6. Pemeriksaan Penunjang : Biasanya dilakukan foto thorax, Analisa Gas Darah (GDO), Pemeriksaan fungsi paru, Pemeriksaan EKG

DIAGNOSA KEPERAWATAN BRONKITIS KRONIS

  1. Bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan peningkatan produksisputum dan bronkospasme
  2. Gangguan pertukaran gas dengan perubahan suplai oksigen
  3. Gangguan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan dispnea dananoreksia
  4. Kurangnya pengetahuan tentang penyakit bronchitis dan perawatannyaberhubungan dengan kurangnya informasi
  5. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan ketidakseimbangan suplai oksigen

INTERVENSI BRONKITIS KRONIS

No DX Tujuan/kriteria hasil Intervensi
1 &2 Pasien bisa menunjukanjalan nafas yang efektif dengan criteria:- Bunyi napas bersih- Tidak ada dipsnea- Bunyi napas dan frekuensi napas normal
  1. Kaji frekuensi, kedalaman pernapasan, dan geakan dada
  2. Auskultasi area paru, catat adanya perubahan aliran udara dan adanya bunyi napas ronkhi, mengi,dan kreker
  3. Lakukan suction sesuai indikasi
  4. Atur posisi tidur yang nyaman semi fowler/fowler
  5. Anjurkan  minum dengan air hangat
  6. Kolaborasi dengan Dokter untuk pengobatan dan pemberian nebulizer, fisioterapi dada.
  7. Berikan oksigen sesuai indikasi
3. Pasien dapat menunjukan intake nutrisi yang adekuat, dengan criteria:- Porsi makan habis- BB naik 0.5 kg dalam satu minggu- Tidak ada mual dan muntah
  1. Identifikasi factor yang menimbulkan tidak nafsu makan
  2. Timbang BB secara rutin
  3. Pasang NGT sesuai indikasi
  4. Berikan makan selagi hangat
  5. Sajilkan makanan dengan porsi yang menarik
4. Pasien sedikitnya mengetahui tentang penyakit yang dideritanya, dengan criteria:- Pasien dapat menjawab pertanyaan tentang bronkitis saat dilakukan penkes.
  1. Berikan pendidikan kesehatan/penyuluhan tentang penyakit bronkitis
  2. Berikan pertanyaan pada pasien dalam sesi Tanya jawab

Speak Your Mind

*