Bahaya Bakteri Sakazakii Dalam Susu Formula

Bahaya Bakteri Sakazakii Dalam Susu FormulaPernahkah anda mendengar bakteri sakazaki? Kaum ibu yang mempunyai bayi mungkin pernah mendengar, karena belakangan ini bakteri sakazaki ditemukan dalam beberapa produk susu formula. Sebenarnya apa sih bakteri sakazaki? Apa benar bakteri ini sangat berbahaya?

Bakteri sakazaki mulai tenar di Indonesia pada tahun 2008, dimana pada saat itu para peneliti menemukan bakteri sakazaki pada susu formula. Menurut hasil penelitian dari 70 sampel susu formula terdapat 13 % diantaranya mengandung bakteri yang berbahaya.

Bakteri sakazaki atau Enterobacter sakazakii adalah bakteri sejenis Enterobacteriacea, yang terdiri dari beberapa spesies bakteri yang ditemukan dalam pencernaan manusia, hewan dan dari lingkungan. Bakteri sakazaki juga ditemukan dalam beberapa produk makanan seperti keju, susu formula, daging, dan juga biji-bijian.

Bahaya bakteri sakazaki bagi tubuh

Enterobacter Sakazakii dapat menyebabkan penyakit pada semua umur. Namun yang peling rentan terkena adalah bayi kurang dari 1 tahun terutama bayi baru lahir, bayi dengan gangguan system imun, BBLR, bayi premature, dan bayi yang lahir dari ibu pengidap HIV. Racun dari bakteri Enterobacter sakazakii menyebabkan enteritis (radang usus), sepsis (keracunan yg disebabkan oleh hasil proses pembusukan), dan meningitis (peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang).

Bagaimana bakteri sakazaki bisa masuk dalam susu formula?

Susu formula dapat terkontaminasi Enterobacter Sakazakii melalui beberapa tahap:

  • Bakteri bisa masuk melalui meterial yang dipakai saat produksi susu formula.
  • Bakteri juga dapat masuk lewat kontaminasi formula atau bahan-bahan ramuan formula lain yang dimasukan kedalam susu formula setelah susu dipasturisasi.
  • Kontaminasi juga dapat terjadi pada saat penyajian susu formula.

Cara menyajikan susu formula yang benar

Tidak semua ibu bisa memproduksi ASI yang cukup, maka untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayinya merekan menggunakan susu formula. Nah supaya tidak terkontaminasi oleh bakteri jahat, berikut beberapa tips dalam menyajikan susu formula:

  • Siapkan botol dot yang sudah bersih dan steril
  • Cuci tangan terlebih dahulu hingga bersih dengan menggunakan sabun untuk mencegah kontaminasi dengan lingkungan.
  • Gunakan air yang dimasak sampai mendidih lalu dibiarkan selama 10-15 menit agar suhunya turun menjadi tidak kurang dari 70 derajat Celcius. Bakteri sakazaki bisa mati pada suhu 70 derajat celcius.
  • Siapkan susu sebanyak yang dapat dihabiskan bayi dan sesuai takaran yang dianjurkan pada label, lalu aduk hingga tercampur merata.
  • Segera tutup kemasan dengan rapat untuk menghindari paparan udara luar terlalu lama. Simpanlah susu di tempat yang kering dan bersih, jangan di tempat yang lembab, karena selain disukai oleh bakteri juga mudah disergap oleh semut.
  • Sisa susu yang telah dilarutkan harus dibuang setelah 2 jam.
  • Selalu perhatikan batas kadaluwarsa kemasan susu formula untuk menghindari keracunan dan kontaminasi.

Speak Your Mind

*