Bahaya Berhubungan Saat Menstruasi

Menstruasi dan kondisi wanita

Bahaya Berhubungan Saat Menstruasi

Banyak yang menanyakan apakah berhubungan saat menstruasi (haid) itu benar-benar berbahaya untuk yang melakukannya. Kebanyakan atau bahkan setiap jawaban yang Anda temukan pasti akan mengatakan hal tersebut berbahaya, terutama bagi pihak wanitanya. Mengapa? Mari kita memahami apa itu menstruasi dan bagaimana kondisi wanita saat itu.

Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari dalam rahim yang rutin terjadi 1x atau 2x dalam sebulan, yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi. Semua wanita normal (dalam hal hormon) pasti mengalami menstruasi. Waktu atau lamanya darah tersebut mengalir keluar rata-rata antara 5 hingga 8 hari, namun jika terjadi durasi waktu 3 hingga 10 hari pun ini masih normal. Jarak menstruasi pada bulan A ke menstruasi bulan B (dan seterusnya) normalnya berkisar antara 2 atau 3 pekan. Lalu mengapa timbul rasa sakit? Ini akibat dari kontraksi otot perut ketika mengeluarkan darah dari dalam rahim, sama halnya dengan kontraksi otot pada bagian tubuh yang lain, otot rahim yang bekerja sangat intens ini pun akan mengalami kram (ketegangan), dan kondisi ini menyebabkan nyeri. Mengingat kondisi seperti ini, kebersihan saat menstruasi harus dijaga.

Rasa sakit saat menstruasi seperti ini biasanya butuh diatasi dengan kompres air hangat, digosok minyak aroma terapi, minum minuman hangat, hingga relaksasi semacam peregangan otot ringan dan santai. Nah, memahami kondisi wanita seperti ini, apakah nyaman berhubungan saat  menstruasi?

Bahaya Berhubungan intim saat menstruasi menurut pandangan ahli kesehatan

Seperti dilansir salah satu laman di DuniaFitnes.com, seorang pakar seks dan terapis dari Feinberg School of Medicine, Northwestern University, Chicago, Laura Berman, Ph.D. mengatakan, melakukan hubungan suami istri saat wanita sedang mengalami masa menstruasinya adalah sangat berbahaya bagi kedua belah pihak, terutama bagi pihak wanita. Diantara semua kemungkinan berbahaya tersebut antara lain:

  1. Resiko terjadinya infeksi. Karena terjadinya inovulasi (telur yang tidak terbuahi), maka dinding rahim mengalami peluruhan dalam wujud darah yang mengalir (menstruasi). Saat peluruhan inilah terjadi kontraksi yang muncul sebagai nyeri yang dirasakan wanita. Darah ini bisa menjadi media penularan bakteri jika terjadi intercourse, yang bisa menyebabkan infeksi pada saluran kencing, sperma, dan prostat.
  2. Resiko munculnya PMS (penyakit menular seksual) bagi kedua belah pihak. Mengapa kebersihan saat menstruasi menjadi sangat penting, ya karena saat wanita menstruasi leher rahim terbuka, sehingga berbagai kotoran maupun bakteri bisa masuk lebih leluasa hingga ke dalam rongga pinggul. Bakteri dari luar bisa lebih leluasa masuk jika terjadi intercourse, dan bisa menciptakan penyakit menular untuk kedua belah pihak, seperti infeksi HIV AIDS, hepatitis, dll
  3. Resiko Endometriosis. Ini adalah penyakit karena tumbuhnya jaringan dinding rahim di luar rahim., yaitu di rongga perut, seperti di ovarium, tuba falopii, jaringan yang menunjang uterus, daerah di antara vagina dan rectum, dan bisa juga di kandung kemih. Gejala penyakit ini adalah sakit saat haid, nyeri saat hubungan seks, dan berkurangnya kesuburan. Hubungan intim saat menstruasi dapat mendorong aliran darah yang mengandung sel-sel dinding rahim kembali ke saluran telur dan ke rongga perut, sehingga dapat tumbuh di tempat yang tidak sebenarnya. Ini sangat berbahaya.
  4. Mati mendadak. Ini bisa terjadi karena intercourse bisa membawa gelembung udara masuk ke pembuluh darah yang terbuka.

Apapun alasan kebutuhan laki-laki atau suami Anda, berhubungan saat menstruasi itu sangat berbahaya bagi kedua belah pihak, terutama bagi Anda, para wanita. Itulah sebabnya agama melarang kita berhubungan intim selagi haid.

Comments

  1. richo says:

    ngeri2 sedap nechh

  2. richo says:

    lily chayonk nee

  3. Nur Dewi says:

    saya juga pernah hubungan intim saat haid,,
    Dan 2 minggu belakangan ini saya merasa sakit ketika hendak buang air kecil..
    apakah itu tanda bahaya juga??

    Thanks,
    Dewi

    • burtok says:

      mau enaknya aja sihhh……,
      perihnya juga harus diterima…. :D

    • lady says:

      Dok, saya pernah berhubungn intim sama suami yang pada saat itu ternyata saya keluar flek2 dan saya tidak mengetahuiya, saya baru menyadarinya setelah berhubungan dan melihat ada bercak darah di celana dalamku, karena selama saya kb kalau haid saya cuma keluar darah sedikit2.
      setelah itu saya kaget dan takut, karena berhubungan intim saat haid tidak diperbolehkan karena mengundang penyakit…. seberapa besar resikonya bagi saya dan suami dok?
      terimakasih

  4. kiki nia safitri says:

    Kalau haidnya sudah ℳά̲̣̣̣̥υ͡ selesai, bagaimana dok?? Apakah boleh berhubungan intim????

  5. Otnil says:

    1. Mau Tanya cara penanggulangannya
    2. Apakah Ada kemungkinan terjadi jika dilakukan 1-2 Kali

    Terima Kasih informasinya

  6. sisi says:

    qlo penisnya gak di masukin ke vagina tapi cowonya orgasme di bagian kedua paha bisa hamil gaak siih….? infonya doonk

  7. vega says:

    dok, pada saat gesek-gesekan miss V dan P pacar saya mengeluarkan spermanya masih dekat di bibir vagina, bisa hamil? tapi saat itu aku lagi haid.. dan setelah itu haid ku keluar lagi setelah beberapa jam kemudian.

  8. mira says:

    dok, pada saat gesek-gesekan miss V dan P pacar saya mengeluarkan spermanya masih dekat di bibir vagina, tapi saat itu aku lagi haid.. dan setelah itu haid ku keluar banya dan aku merasakan sakit perut dan pinggangku setelah beberapa jam kemudian. baha dan bisa hamil gak dok? thanks

    • nursewian says:

      @mbak mira dan @Mbak Sisi yang baik, syarat terjadinya kehamilan yaitu terbuahinya sel telur oleh sperma. Yang mana itu akan terjadi apabila sel telur (ovum) sudah matang dan siap dibuahi. Kondisi ini pada wanita terjadi pada saat apa yang kita sebut masa subur. cara mengetahui masa subur bisa dibaca disini. Untuk bisa hamil nampaknya tidak. Namun, berhubungan saat haid sangat beresiko. Bisa baca artikel berikut

  9. Jaka says:

    Jika berhubungannya tidak memasukan Mr. P dan hanya kissing + petting saja masih berbahaya tidak Dok??

  10. rohayati says:

    dok saya melakukan hubungan initm saat haid sudah melakukan 2 kali, apakah hal pnyakit yg diatas bisa terjdi ??

    • nursewian says:

      berhubungan saat mens tidak dibenarkan, karena berbahaya dan sangat beresiko terhadap kesehatan reproduksi. walaupun tanda dan gejala tidak langsung dirasakan tapi tentu saja resiko terjadi infeksi atau yg lainnya sangat tinggi. maka dari itu agama pun mengharamkan berhubungan saat mens.

  11. diaz says:

    dok dulu pada saat haid saya dan suami berhubngan intim tapi sperman di kelarin di dalam, tapi 2 minggu kemudian kok di vagina aya keluar flek darah trus selama 4 mingg abis it g dapet-dapet itu kenapa ya dok?

    • nursewian says:

      mba diaz yg baik, seperti yg telah di jelaskan d artikelnya bhw hub intim saat haid sangat tidak dianjurkan agama pun mengharamkannya..ini dikarenakan banyak sekali resiko yg terjadi bila berhub saat haid. ada beberapa penyebab pendarahan pasca berhubungan diantaranya: peradangan pd serviks, akibat IMS (infeksi menular seks), adanya miom, tanda2 adanya kanker rahim, dan juga kurangnya lendir saat berhub shg terjadi lecet pada daerah “V”. bila sampai saat ini masih ada keluhan sebaiknya segera konsultasikan dg Dr spesialisnya.

  12. dinadin says:

    kalo berhubungan disaat haid udah mau selesai apa itu berbahaya dok ?

    • nursewian says:

      mba dinadin, bila haid nya sudah benar2 bersih artinya tidak mengeluarkan lagi darah ataupun flek, tidak bermasaah. namun bila masih ada flek sebaiknya menunggu dulu sampai benar2 bersih. selain membuat kita tidak nyaman juga banyak sekali loh resiko berhub saat haid.

      • dinadin says:

        saya prnah melakukan nya dok 1x , apa itu jga ada akibatnys dok ?

        • nursewian says:

          mb dinadin, kalau kita berhubungan saat tidak bersih dalam hal ini sedang haid, maka resiko terjadi infeksi dan yg lainnya sangat tinggi. pada saat haid, darah adalah media paling baik untuk jamur dan bakteri berkembang biak. karena itu, kita wajib mengganti ketika kita merasa tak nyaman (gatal), itu sebagai indikasi bahwa jamur telah berkembang biak. apalagi kta melakukan hubungan seksual saat haid, selain pada wanita, pasangan kita juga akan beresiko terkena infeksi yg sudah dijelaskan sebelumnya.

  13. dinadin says:

    tolong jawaban nya ya dok

  14. Santy says:

    Dok, saya pernah berhubungn intim sama suami yang pada saat itu haid saya baru datang dan saya tidak mengetahui. Suami pake pengaman “Kondom”. Apakah itu beresiko bagi saya dan suami?
    Satu lagi, setelah melahirkan anak pertama, mens saya tidak teratur. Pernah selama tiga minggu keluar darah terus tapi sedikit. Pernah sekali setelah mandi wajib, mens saya tidak datang lagi, tapi setelah berhubungan darahnya keluar lagi. Apa ini juga bahaya bagi saya Dok?
    Trimakasih atas jawabannya. :)

    • nursewian says:

      pagi mba Santi, berhubungan saat haid sangat beresiko, tapi kalo kita ga tau lg haid krna blm kluar darah haid mungkin ga papa selama ga ada keluhan. tapi kalo darah haid nya sudah banyak dan kita menyadarinya sebaiknya jangan di teruskan. untuk haid yg tidak teratur apakah mba Santi memakai KB?mungkin efek dari KB tersebut.. kebanyakan begitu..dan tidak berbahaya. tapi sebaiknya periksa ke Dr spesialisnya.

  15. eva says:

    pagi dk, saya pwngantin baru dok, baru 1 bulan menikah.
    kemairn saya berhubungan dengan suami, namun sudah mandi wajib ketika itu saya mengira saya sudah selesai haid, namun keesokan paginya ketika saya berhubungan lagi dengan suami tidak berapa lama darah saya keluar lagi namun suami belum sempat mengeluarkan sperma. yang saya rasakan sesudah itu sesekali muncul rasa ridak enak diperut, apakah itu bisa berbahaya dok?
    sebelum menikah memang haid saya tidak teratur, selalu senggugutan sampai muntah karena merasakan sakit dibagian kanan perut bawah, apa penyebabnya dok?
    saya takut kalau kalau tidak hamil.
    tolong jawabannya ya dok, terima kasih.

  16. eva says:

    pagi dok, saya pengantin baru dok, baru 1 bulan menikah.
    kemairn saya berhubungan dengan suami, namun sudah mandi wajib ketika itu saya mengira saya sudah selesai haid, namun keesokan paginya ketika saya berhubungan lagi dengan suami tidak berapa lama darah saya keluar lagi namun suami belum sempat mengeluarkan sperma. yang saya rasakan sesudah itu sesekali muncul rasa ridak enak diperut, apakah itu bisa berbahaya dok?
    sebelum menikah memang haid saya tidak teratur, selalu senggugutan sampai muntah karena merasakan sakit dibagian kanan perut bawah, apa penyebabnya dok?
    saya takut kalau kalau tidak hamil.
    tolong jawabannya ya dok, terima kasih.

  17. ai eti haryati says:

    Siang bak. Saya beberapa kali melakukan sek saat haid dan ampai sekarang saya belum hamil lagi, bahkan sekarang saya mrasak, sakit dibagian perut kiri bagian bawah sampai terasa ngilu pada kaki saya, lantas masih bisakah saya hamil dan bagaiman cara mengatasi rasa sakit ini, sudah hampir sebulan

  18. dewi says:

    Aku pernah wktu halangan brhubungan,, tpi suami aku gag ngeluarin di dalem
    Cuma sebentar juga kok maen nya …
    Bgaimana dok, solusi nya̲̅ªª biar ak tdk trkena pnyakit nya̲̅ªª !
    (ʃƪ´▿`) τнäиκ чöü (´▿`ʃƪ).

Speak Your Mind

*