Ketuban Pecah Dini dan Penyebabnya

Ketuban Pecah Dini dan Penyebabnya, komplikasi kpdKetuban pecah dini atau Spontaneous / Early-Premature Rupture Of The Membrane (prom) adalah pecahnya ketuban sebelum inpartus yaitu bila pembukaan pada primi kurang dari 3 cm dan pada multipara < 5 cm. Air ketuban, atau cairan amnion, adalah cairan yang terdapat dalam ruangan yang diliputi selaput janin.

Ketuban pecah dini (KPD) dibagi dalam dua jenis:

  • Ketuban Pecah Dini Preterm, yaitu KPD sebelum usia kehamilan 37 minggu.
  • Ketuban Pecah Dini yang memanjang, yaitu KPD yang terjadi lebih dari 12 jam sebelum waktunya melahirkan.

Penyebab terjadinya ketuban pecah dini:

  • Adanya hipermotilitas yang sudah lama terjadi sebelum terjadinya KPD Selaput ketuban selalu tipis (kelainan ketuban)
  • Polihidramnion (cairan ketuban berlebih)
  • Infeksi (amnionitis atau korioamnionitis)
  • Riwayat KPD sebelumya
  • Kehamilan kembar
  • Serviks (leher rahim) yang pendek (<25mm) pada usia kehamilan 23 minggu
  • Infeksi pada kehamilan seperti bakterial vaginosis
  • Trauma

Tanda dan gejala ketuban pecah dini

Tanda yang terjadi adalah keluarnya cairan ketuban merembes melalui vagina.  Aroma air ketuban berbau manis dan tidak seperti bau amoniak, mungkin cairan tersebut masih merembes atau menetes, dengan ciri pucat dan bergaris warna darah. Cairan ini tidak akan berhenti atau kering karena terus diproduksi sampai kelahiran. Tetapi bila Anda duduk atau berdiri, kepala janin yang sudah terletak di bawah biasanya “mengganjal” atau “menyumbat” kebocoran untuk sementara.

Demam, bercak vagina yang banyak, nyeri perut, denyut jantung janin bertambah cepat merupakan tanda-tanda infeksi yang terjadi.

Komplikasi ketuban pecah dini

  •  Infeksi intra partum (korioamnionitis) ascendens dari vagina ke intrauterin.
  •  Persalinan preterm, jika terjadi pada usia kehamilan preterm.
  • Prolaps tali pusat, bisa sampai gawat janin dan kematian janin akibat hipoksia (sering terjadi pada presentasi bokong atau letak lintang).
  • Oligohidramnion, bahkan sering partus kering (dry labor) karena air ketuban habis.

Speak Your Mind

*