Tanda-tanda dugaan kehamilan

tanda kehamilan

Kehamilan dimulai dari proses pembuahan (konsepsi) sampai sebelum janin lahir. Kehamilan normal berlangsung selama ±40 minggu, yang perhitungannya dimulai dari hari pertama haid terakhir. Masa kehamilan dibagi menjadi tiga trimester. Trimester pertama, dimulai dari proses konsepsi sampai usia kehamilan 3 bulan. Trimester kedua dimulai dari masuk bulan ke 4 sampai bulan ke 6, dan trimester ke tiga dimulai dari bulan ke 7 sampai bulan ke 9.

Bagi para pasangan suami istri, baik yang sedang menunggu-nunggu kehamilan ataupun tidak, Anda harus benar-benar memperhatikan saat Anda mulai hamil. Berikut beberapa tanda-tanda yang menunjukan seorang wanita diduga hamil.

  • Menstruasi terlambat atau tidak menstruasi

Setiap wanita normal pasti mengalami menstruasi dengan siklus yang tetap setiap bulannya yaitu 28 hari atau 30 hari. Namun ada juga sebagian wanita yang memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek ataupun lebih panjang dari itu. Tanda awal kehamilan walaupun siklus menstruasi berbeda pastinya anda akan berhenti menstruasi. Namun terlambatnya menstruasi bukan satu-satunya tanda bahwa anda hamil, belum tentu terlambatnya menstruasi menandakan kehamilan.

  • Merasa mual dan muntah

Kenapa pada wanita hamil terjadi mual muntah? Mual pada awal kehamilan disebabkan oleh meningkatnya hormone estrogen yang memancing peningkatan asam lambung. Mual muntah pada ibu hamil disebut juga morning sickness, dimana mual dan muntah paling sering dirasakan pada pagi hari. Mengapa demikian? Karena jarak antara makan malam dengan makan pagi cukup panjang, akibatnya perut kosong dan asam lambung meningkat.

  • Payudara tegang dan besar

Pada sat kehamilan payudara akan tegang dan membesar, hal ini dikarenakan meningkatnya hormone estrogen dan progesterone, selain itu juga terjadi  aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen). Hormon tersebut diproduksi oleh tubuh saat ibu mengalami kehamilan untuk mempersiapkan ASI bagi bayi anda ketika terlahir ke dunia.

  • Muncul bercak darah disertai kram perut

Mengapa terjadi kram perut dan muncul bercak darah? Apakah ini menandakan bahaya kehamilan? Jangan dulu berkesimpulan bahwa Anda mengalami gangguan kehamilan, karena bercak darah biasa terjadi pada hari ke 8-10 hari setelah terjadi ovulasi. Hal ini dikarenakan implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Namun bila darah yang keluar tidak berbentuk bercakan, atau darah yang keluar lebih banyak dan sudah dinyatakan positif hamil sebaiknya Anda segera menghubungi dokter spesialis.

  • Sering buang air kecil

Biasanya bila usia kehamilan semakin tua Anda akan merasa ingin buang air kecil lebih sering dari biasanya, karena perkembangan janin dalam rahim yang semakin membesar akan menekan kandung kemih.

Itulah tanda-tanda dugaan kehamilan pada wanita, untuk memastikan bahwa Anda hamil harus melakukan beberapa tes, diantaranya tes urin, tes darah, dan juga pemeriksaan dengan USG.

Speak Your Mind

*